Koperasi Syarikat Islam Mandiri Sumut Resmi Berkhidmat di Sumatera Utara

banner 500x500

Medan//FRNKalbarNews.com – Setelah resmi mendapatkan mandat melalui SK No. 05/SKEP/KOPSI-MANDIRI/XII/2025 dari Pimpinan Pusat, Koperasi Syarikat Islam Mandiri Sumatera Utara (Kopsi Mandiri Sumut) menggelar pertemuan perdana dan silaturahmi yang penuh semangat pada hari Jumat yang penuh dengan Keberkahan. Dipimpin oleh Ketua Husni Hamid Lubis.,SE, didampingi Sekretaris Mhd. Yus Hanafi.,ST Siregar dan Bendahara Aris Supriyatmo.,SE.,MM, koperasi ini siap membawa warisan perjuangan Syarikat Islam masuk ke ranah ekonomi masyarakat Sumut (19/12/2025).

Hadir dalam acara tersebut juga para Ketua Bidang antara lain: M. Ihsan Kurnia.,SE, Muhammad Irfan, dan Umar Lubis dan beberapa Kabid Lainnya,Ketua Dewan Pengawas DR. Ali Amran Tanjung.,SH.,MH yg tidak dapat hadir karena sedang berada di Jakarta, menitipkan pesan-pesan pentingnya yg disampaikan oleh yang mewakili Dewas H. Siswanto.,SH.,M.Pd menekankan pentingnya sinergi antara prinsip agama dan kemajuan ekonomi.

Dalam sambutan pembukaan, Ketua Kopsi Mandiri Sumut mengungkapkan dengan semangat yang membara: “Kita bukan hanya menjalankan koperasi biasa – ini adalah perpanjangan tangan dari Syarikat Islam yang telah berdiri sejak tahun 1912, membawa mimpi para Bapak Bangsa untuk mengangkat derajat ekonomi ummat dari bawah!”_

Dari 1912 Hingga Sekarang: Warisan Perjuangan Syarikat Islam

Syarikat Islam lahir di tengah derasnya arus kolonialisme yang menjajah ekonomi bangsa. Didirikan oleh para pemimpin masa depan seperti HOS Tjokroaminoto, organisasi ini bukan hanya berjuang di bidang politik dan pendidikan, melainkan juga fokus pada pemberdayaan ekonomi rakyat. Pada awalnya, mereka mendirikan “toko sama-sama”, bank rakyat Islam, dan usaha produktif yang mengutamakan keadilan dan kesetaraan bukan keuntungan semata.

Prinsip ekonomi ummat yang dijunjung tinggi adalah:

– Keadilan Ekonomi: Tidak ada eksploitasi antar sesama ummat
– Gotong Royong: Usaha bersama demi hasil bersama
– Berkah: Pemanfaatan kekayaan untuk kemaslahatan umum
– Kemandirian: Mengurangi ketergantungan pada kekuatan ekonomi luar

Landasan Hukum Yang Kukuh: Berdasarkan Undanh-Undang Koperasi

Kegiatan Kopsi Mandiri Sumut tidak hanya berpijak pada nilai-nilai agama, tetapi juga mengacu pada Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2012 tentang Koperasi (yang menggantikan UU No. 25 Tahun 1992). UU ini menetapkan bahwa koperasi adalah wadah ekonomi rakyat yang harus beroperasi dengan prinsip:

– Kekeluargaan dan rasa persaudaraan
– Demokrasi dalam pengambilan keputusan
– Partisipasi aktif seluruh anggota
– Keadilan dalam pembagian hasil usaha
– Keswadayaan dan kemandirian

Dengan menggabungkan prinsip koperasi nasional dan nilai-nilai Syarikat Islam, Kopsi Mandiri Sumut menciptakan model ekonomi yang seimbang menguntungkan individu sekaligus memberikan manfaat luas bagi masyarakat.

Manfaat Nyata Yang di Dapatkan Masyarakat

Tidak hanya sekadar slogan, keberadaan Kopsi Mandiri Sumut memberikan dampak nyata:
✅ Akses Modal Mudah dan Murah: Simpan pinjam dengan bunga yang sesuai prinsip Islam, tanpa beban yang memberatkan
✅ Usaha Bersama yang Menguntungkan: Program usaha produktif di sektor pertanian organik, perikanan, dan UMKM kreatif yang dikelola bersama
✅ Pelatihan Gratis: Literasi keuangan, manajemen usaha, dan teknologi untuk meningkatkan kapasitas anggota
✅ Jaringan Silaturahmi: Tempat bertemu dan bekerja sama antar pelaku usaha dari berbagai daerah Sumut
✅ Bantuan Sosial: Bagian hasil usaha dialokasikan untuk program bantuan pendidikan dan kesehatan bagi anggota yang membutuhkan

Program Unggulan Yang Akan di Gelar

Dalam rapat perdana ini, telah disepakati beberapa program besar yang akan segera dijalankan:

– Pembukaan “Pasar Syariah Mandiri” untuk mempromosikan produk UMKM anggota
– Pendirian “Koperasi Tani Organik” dengan bantuan teknis dari ahli pertanian
– Program “Pendidikan Ekonomi untuk Anak Muda” untuk mencetak generasi pengusaha muda yang bertanggung jawab
– Kerja sama dengan bank syariah untuk memperluas akses pembiayaan skala besar

“Kita ingin menunjukkan bahwa ekonomi ummat bukan hanya kata kosong ini adalah gerakan yang bisa mengubah nasib masyarakat,” tegas Sekretaris Mhd. Yus Hanafi ,ST Siregar dalam penutupan pertemuan tersebut.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *