Malam Penutupan Gawai Barape Sawa Kabupaten Bengkayang,Di Serbu Ribuan Pengunjung

banner 500x500

Bengkayang,frnkalbarnews.com-Rangkaian kegiatan Barape Sawa 2026 resmi ditutup oleh Bupati Bengkayang pada Minggu malam (31/5/2026). Penutupan ditandai dengan pemukulan gong sebagai simbol berakhirnya seluruh rangkaian kegiatan budaya yang telah berlangsung meriah.
Acara penutupan berlangsung penuh khidmat dan semarak.

Ribuan masyarakat tampak memadati lokasi kegiatan untuk menyaksikan malam penutupan Barape Sawa 2026. Warga yang hadir tidak hanya berasal dari Kota Bengkayang, tetapi juga datang dari berbagai kecamatan di Kabupaten Bengkayang.

Bacaan Lainnya

Dalam sambutannya, Bupati Bengkayang menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, tokoh adat, pemerintah kecamatan, serta masyarakat yang telah mendukung dan menyukseskan pelaksanaan Barape Sawa 2026.

Ia berharap kegiatan budaya ini terus dilestarikan sebagai bagian dari identitas dan kekayaan budaya masyarakat Dayak di Kabupaten Bengkayang.

Suasana malam penutupan semakin meriah dengan berbagai penampilan seni dan budaya yang mendapat sambutan hangat dari para pengunjung. Masyarakat terlihat antusias mengikuti seluruh rangkaian acara hingga penutupan resmi dilakukan.

Barape Sawa merupakan agenda budaya yang tidak hanya menjadi sarana pelestarian adat dan tradisi, tetapi juga menjadi ajang mempererat persatuan, kebersamaan, serta memperkuat nilai-nilai budaya yang diwariskan oleh para leluhur.

Dengan ditandainya pemukulan gong oleh Bupati Bengkayang, maka secara resmi rangkaian kegiatan Barape Sawa 2026 berakhir. Masyarakat berharap kegiatan budaya ini dapat terus dilaksanakan setiap tahun dan semakin berkembang sebagai salah satu ikon budaya Kabupaten Bengkayang.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *