Bahu Jalan Di Tumbuhi Semak Mengganggu Jarak Pandang,Warga Masyarakat Bersama Kades Tumiang Ambil Langkah Bergotong Royong

banner 500x500

Bengkayang,frnkalbarnews.com-Bahu jalan yang ditumbuhi semak menunjukkan masalah pemeliharaan jalan yang bisa mengganggu fungsi utamanya seperti lajur darurat dan aliran air. Pertumbuhan semak ini sering kali disebabkan oleh kurangnya perawatan rutin, seperti pembersihan sampah dan vegetasi liar, yang dapat menyebabkan genangan air, mengurangi jarak pandang, dan mengancam keamanan lalu lintas.

Sebagai bentuk keprihatinan terhadap ruas jalan Subale-Tumiang kepala desa bersama warga masyarakat desa Tumang melaksanakan kegiatan pembersihan bahu jalan dengan cara bergotong royong dengan pola swadaya.

Bacaan Lainnya

Kegiatan pembersihan bahu jalan melibatkan Tokoh Agama dan tokoh pemuda serta warga masyarakat secara swadaya dalam rangka memberikan akses kemudahan kepada pengguna jalan agar dapat mengurangi resiko yang tidak diharapkan mengingat kondisi ruas jalan tersebut masih mengalami kerusakan yang belum mendapatkan perhatian dari pemerintah guna melakukan perbaikan terhadap akses jalan Tersebut.

Bagelo Selaku Kepala desa Tumiang saat di konfirmasi pada Tanggal 18 Oktober 2025 yang lalu terkait kegiatan pembersihan bahu jalan berharap dari pemerintah khususnya kabupaten Bengkayang agar segera memberikan perhatian khusus sebab ruas jalan tersebut merupakan jalan penghubung antar kabupaten yaitu menuju ke kabupaten landak.

“Terkait kegiatan pembersihan bahu jalan yang telah kami lakukan semua berjalan dengan baik dan seluruh warga masyarakat merasa siap serta terus berpartisipasi dalam kegiatan pemeliharaan ruas jalan.Kegiatan pembersihan bahu jalan sudah berlangsung selama Saya menjabat selaku kepala dan murni menggunakan dana swadaya.Ujarnya.

Di tempat terpisah kepala dinas pekerjaan umum dan penataan ruang kabupaten Bengkayang Martin Pones ST saat di konfirmasi oleh media ini melalui pesan singkat WhatsApp,Sangat mengapresiasi dengan adanya kegiatan yang di lakukan oleh masyarakat untuk melakukan pemeliharaan secara swadaya untuk menjaga umur rencana jalan,Baik aliran parit maupun jalan berlobang yang diakibatkan muatan yang berlebih sehingga jalan tidak mampu untuk menampung daya dukung klas jalan.

“Pada prinsipnya pemda bkyg cq dinas PUPR sangat apresiasi sebesar-besarnya atas partisipasi masyarakat dalam melakukan pemeliharaan swadaya utk menjaga umur rencana jalan… Terutama aliran parit /jalan yg berlobang diakibatkan oleh cuaca dan muatan yg berlebihan sehingga jalan tidak mampu utk menampung daya dukung jalan sesuai klas jalan kabupaten….. Walaupun tupoksi utk jalan kabupaten baik pembangunan maupun pemeliharaan jalan menjadi tanggung jawab PUPR…. Tetapi segala sesuatunya tergantung ANGGARAN untuk melaksanakan kegiatan tersebut…. Mudah mudahan kedepan tersedia anggaran utk pembangunan/pemeliharaan jalan yg dimaksud🙏🙏. Ucapnya mengakhiri percakapan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *