Danlanud Harry Hadisoemantri Hadiri Rakor Lintas Sektoral, Tegaskan Komitmen TNI AU Jaga Kondusifitas Daerah

Oplus_131072
banner 500x500

Bengkayang,Frnkalbarnews.com-
Komandan Lanud Harry Hadisoemantri Letkol Pnb Antonius, M.Han., menghadiri Rapat Koordinasi Lintas Sektoral untuk Menjaga Kondusifitas Kabupaten Bengkayang yang digelar pada Senin (1/9/2025) di Aula Rangkaya Lantai V Kantor Bupati Bengkayang. Kegiatan ini dihadiri oleh Forkopimda, DPRD, Kejaksaan, Pengadilan, Polri, TNI, tokoh masyarakat, akademisi, hingga organisasi kemasyarakatan.

Rapat koordinasi ini merupakan bentuk konsolidasi seluruh elemen masyarakat dan aparatur negara dalam menjaga keamanan, stabilitas, serta keharmonisan sosial di Kabupaten Bengkayang.

Bacaan Lainnya

Dalam kesempatan tersebut, Danlanud Harry Hadisoemantri menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap informasi palsu atau hoaks yang berpotensi memicu keresahan di tengah masyarakat. “Kita harus bijak dalam menerima dan menyaring informasi, agar tidak terprovokasi oleh isu-isu yang tidak jelas sumbernya,” tegasnya.

Lebih lanjut, Danlanud Antonius menyampaikan bahwa TNI adalah bagian dari rakyat dan untuk rakyat. TNI AU, khususnya Lanud Harry Hadisoemantri, berkomitmen hadir sebagai mitra sekaligus pelindung masyarakat dalam menjaga kedaulatan negara serta mendukung terciptanya keamanan di daerah.

“Mari bersama-sama kita jaga kondusifitas wilayah Kabupaten Bengkayang. Keamanan dan ketertiban adalah tanggung jawab bersama demi terciptanya kehidupan bermasyarakat yang harmonis,” ujarnya.

Partisipasi aktif Lanud Harry Hadisoemantri dalam kegiatan lintas sektoral ini menunjukkan peran positif TNI AU sebagai garda terdepan dalam menciptakan perdamaian dan stabilitas. Kehadiran Danlanud Had juga menjadi bukti bahwa TNI AU siap bersinergi dengan pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan seluruh lapisan masyarakat untuk menjaga keutuhan NKRI, khususnya di wilayah perbatasan Kalimantan Barat.

Kegiatan rapat koordinasi berlangsung aman, tertib, dan penuh semangat persatuan. Seluruh elemen yang hadir berkomitmen menolak provokasi, menjaga persaudaraan, serta mengedepankan musyawarah sebagai jalan terbaik dalam menyelesaikan perbedaan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *