FRIC Jembatan Informasi Situasi Nasional Ke Istana dan Kapolri

banner 500x500

JAKARTA //Frnkalbarnews.com – Fast Respon Indonesia Center (FRIC) menegaskan perannya sebagai jembatan informasi yang menghubungkan kondisi serta aspirasi masyarakat di seluruh penjuru tanah air dengan Istana Kepresidenan dan Kapolri.
Sebagai wadah media yang beroperasi dari Sabang hingga Merauke, FRIC berkomitmen menyampaikan fakta‑fakta lapangan secara utuh, baik permasalahan maupun prestasi, tanpa dikurangi atau ditambah. Informasi tersebut diharapkan dapat menjadi masukan bagi pelaksanaan program‑program Polri untuk masyarakat agar dapat direalisasikan dengan tepat dan optimal guna menciptakan suasana kondusif di tengah masyarakat. Minggu (8/11/2026).

Ketua Umum FRIC H. Dian Surahman menyatakan bahwa gambaran situasi nasional tidak dapat hanya dilihat dari pusat, melainkan harus berbasis laporan dari daerah‑daerah di seluruh wilayah Indonesia.

Bacaan Lainnya

“Permasalahan seperti mafia migas dan PETI di berbagai wilayah harus diketahui Istana. Demikian pula prestasi jajaran Polri, perubahan positif lingkungan, maupun kesulitan yang dirasakan masyarakat harus sampai kepada Kapolri agar program yang disusun dapat tepat sasaran,” ujarnya.

Dalam menjalankan tugasnya, FRIC berpegang pada tiga prinsip utama:

1. Elegan dalam menyampaikan: menyampaikan informasi dengan bahasa bermartabat, kritik bersifat membangun tanpa cacian atau fitnah.
2. Tegas dalam kebenaran: berani menyampaikan fakta apa adanya, tidak dapat dibeli maupun diintimidasi.
3. Loyal kepada Presiden dan Tribrata: berpegang teguh pada loyalitas kepada Presiden RI, Kapolri, Tribrata, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Seluruh DPW FRIC di setiap provinsi menyatakan kesiapan menjadi mata dan telinga Istana serta Mabes Polri di daerah, dengan menyampaikan laporan keamanan‑ketertiban umum, kondisi sosial‑ekonomi, dan aspirasi masyarakat secara jujur untuk mendukung keberhasilan program Polri bagi masyarakat.

Ketua Umum FRIC mengajak seluruh jajaran DPP, DPW, DPD, dan DPC se‑Indonesia bersatu padu menyampaikan fakta dari daerah masing‑masing.

“Kami melakukannya bukan untuk dipuji, bukan untuk mendekati kekuasaan, bukan untuk terkenal. Kami melakukannya agar Indonesia lebih baik, suara rakyat terdengar, kebenaran tersampaikan, dan keamanan serta ketertiban masyarakat semakin terjaga,” pungkas H. Dian Surahman.

Red.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *