Polsek Putussibau Utara Dukung Ketahanan Pangan, Tanam Jagung Kuartal II Di Desa Sungai Uluk Palin

banner 500x500

Putussibau Utara,Kalbar//FRNKalbarNews.com – Upaya mendukung program swasembada pangan terus dilakukan jajaran kepolisian bersama stakeholder terkait. Pada Selasa (14/4/2026) pukul 09.50 WIB, Polsek Putussibau Utara bersama PT. ASK (Anisa Surya Kencana) melaksanakan kegiatan penanaman jagung kuartal II di lahan ketahanan pangan tumpang sari, Desa Sungai Uluk Palin, Kecamatan Putussibau Utara, Kabupaten Kapuas Hulu.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Putussibau Utara, AKP Jauhari, serta dihadiri oleh pemilik lahan Petrus Acung, Ketua BPD Ahmad Alfiansyah, PPL Sumping, serta tim dari PT. ASK yang bergerak di bidang penanaman pertanian tanpa bakar. Turut hadir pula personel Polsek Putussibau Utara, termasuk Bhabinkamtibmas dan anggota lainnya.

Bacaan Lainnya

Penanaman dilakukan di lahan milik Petrus Acung dengan luas sekitar 1,5 hektare, menggunakan bibit jagung hibrida F1 Super BISI 18. Lokasi lahan berada pada titik koordinat 1.0375349666666667 N dan 112.76486266666667 E.

Dalam pelaksanaannya, metode yang digunakan mengedepankan sistem pertanian ramah lingkungan, yakni tanpa pembakaran lahan. Pengolahan tanah dilakukan menggunakan mesin kultivator untuk menggemburkan tanah sekaligus membuat bedengan sebelum proses tanam.

Selain itu, pemanfaatan pupuk kompos juga menjadi bagian penting dalam kegiatan ini, dengan bahan alami seperti kotoran ayam, dedak padi, sekam padi kasar, EM4, serta campuran air gula. Pengendalian hama pun dilakukan tanpa menggunakan bahan kimia, guna menjaga kesuburan tanah dan kelestarian lingkungan.

Kegiatan penanaman jagung ini merupakan bagian dari program prioritas pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan, khususnya komoditas jagung. Program ini dilaksanakan melalui kolaborasi antara Kementerian Pertanian dan Kepolisian Republik Indonesia, sesuai arahan Presiden RI.

Kapolsek Putussibau Utara melalui kegiatan ini menegaskan komitmen Polri dalam mendukung ketahanan pangan nasional, sekaligus memberikan pendampingan kepada masyarakat agar mampu mengelola lahan secara produktif dan berkelanjutan.

Seluruh rangkaian kegiatan penanaman jagung kuartal II ini berakhir pada pukul 12.10 WIB, dengan situasi berlangsung aman, tertib, dan lancar.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *