Serap Aspirasi di Melawi, Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Barat Jeffray Edward, S.E., M.Si. lakukan Reses Di Kabupaten Melawi

banner 500x500

Serap Aspirasi di Melawi, Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Barat Jeffray Edward, S.E., M.Si. lakukan Reses Di Kabupaten Melawi

Melawi//FRNKalbarNews.com – Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Barat, Jeffray Edward, S.E., M.Si kembali turun ke lapangan guna melaksanakan kegiatan reses berkala di Kabupaten Melawi, Rabu (14/10/2026). Meski kegiatan kali ini terpusat di satu titik, kehadiran legislator tersebut disambut antusias oleh banyak warga yang ingin menyampaikan aspirasinya secara langsung.

Dalam kegiatan rutin yang diamanatkan oleh undang-undang ini, Jeffray Edward memanfaatkan momen untuk mendengar langsung berbagai usulan, keluhan, serta persoalan nyata yang dihadapi oleh masyarakat.

“Reses ini adalah kewajiban kami sebagai anggota dewan untuk menjalankan fungsi pengawasan dan penganggaran, namun yang terpenting adalah menyerap aspirasi. Hari ini saya mendengar banyak sekali usulan dan persoalan dari masyarakat Melawi yang harus saya perjuangkan di tingkat provinsi,” ujar Jeffray Edward seusai kegiatan.

Ia mengakui bahwa tidak semua usulan dan masalah yang disampaikan warga berada di bawah wewenang pemerintah provinsi. Beberapa di antaranya masuk dalam ranah kewenangan pemerintah kabupaten. Kendati demikian, Jeffray Edward menegaskan komitmennya untuk tidak menutup mata dan tetap mencarikan jalan keluar.

“Memang secara aturan, ada beberapa usulan yang bukan merupakan kewenangan provinsi. Namun, tugas kami adalah mencari solusi. Kita akan koordinasikan ini secara lintas tingkat, baik dengan Pemkab Melawi maupun melalui skema bantuan keuangan provinsi, agar masalah masyarakat bisa diatasi,” tegasnya.

Pertemuan tatap muka ini dinilai sangat berharga bagi warga setempat. Mengingat letak geografis dan kesibukan kedewanan, kunjungan langsung anggota DPRD Provinsi ke wilayah tersebut termasuk momen yang jarang terjadi. Kehadiran Jeffray Edward memberikan ruang bagi masyarakat untuk berbicara tanpa sekat.

“Saya melihat masyarakat sangat senang dan bersyukur dengan adanya pertemuan langsung ini. Bagi saya, bisa bertatap muka dan mendengar langsung membuat kami tahu apa yang benar-benar menjadi prioritas mereka. Harapan saya, kehadiran ini bisa memberikan dampak instan berupa kepastian bahwa suara mereka didengar dan akan dikawal hingga ke tingkat kebijakan,” tutup legislator dari fraksi PDI Perjuangan tersebut.

Aspirasi yang terhimpun dalam reses ini nantinya akan diformulasikan menjadi Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) DPRD Provinsi Kalimantan Barat untuk diperjuangkan dalam penyusunan anggaran dan program kerja pemerintah daerah mendatang.

Penulis : Yefta, S.H.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *