SPKS Kabupaten Bengkayang Sukses Dampingi Empat Mahasiswa Lolos Program SDM Sawit 2026

banner 500x500

Bengkayang,frnkalbarnews.com-Upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia sektor perkebunan kelapa sawit di Kabupaten Bengkayang kembali membuahkan hasil. SPKS Bengkayang mendampingi empat mahasiswa asal Bengkayang yang berhasil lolos Program Pengembangan SDM Sawit Tahun 2026 dan diterima di Akademi Komunitas Perkebunan Yogyakarta (AKPY).Senin, 28/09/2026

Dari 11 pendaftar asal Kabupaten Bengkayang, sebanyak enam peserta dinyatakan lolos pada tahap seleksi, namun empat di antaranya melanjutkan proses dan akhirnya diterima di AKPY Yogyakarta. SPKS menegaskan bahwa kelulusan tersebut merupakan hasil kemampuan dan usaha masing-masing peserta, tanpa intervensi organisasi maupun pihak lain.

Pendampingan SPKS Bengkayang dilakukan sejak tahap sosialisasi, pendaftaran, hingga membantu calon mahasiswa memahami persyaratan dan tahapan seleksi. Pendampingan tersebut diberikan untuk membuka akses informasi dan memastikan calon peserta dapat mengikuti proses sesuai ketentuan program.

Ketua SPKS Bengkayang, H. Heru Kamaruzzaman, mengatakan pendidikan merupakan investasi jangka panjang bagi masa depan petani sawit dan daerah.

“Kami berupaya mendampingi anak-anak muda yang memiliki keterkaitan dengan sektor sawit agar dapat memanfaatkan peluang Program SDM Sawit sesuai ketentuan. Pendampingan ini tanpa pungutan dan tanpa intervensi terhadap proses seleksi. Kelulusan sepenuhnya berdasarkan kemampuan masing-masing calon mahasiswa.”

Menurut Heru, keberhasilan empat mahasiswa tersebut menjadi motivasi bagi generasi muda Bengkayang untuk meningkatkan pendidikan dan kompetensi. Ia juga menilai Program SDM Sawit perlu terus diperbaiki, termasuk melalui kebijakan afirmatif agar semakin banyak anak-anak petani sawit memperoleh kesempatan pendidikan.

“SPKS Bengkayang sejak awal membentuk tim sosialisasi dan pendampingan agar proses dapat berjalan transparan dan akuntabel. Kami hanya memfasilitasi informasi, petunjuk persyaratan, serta sarana agar calon mahasiswa dapat mengikuti proses secara langsung dan bersaing sesuai kemampuan masing-masing,” lanjut Heru menjelaskan.

Program Pengembangan SDM Sawit merupakan salah satu upaya peningkatan kompetensi dan profesionalisme sumber daya manusia perkebunan kelapa sawit. Bagi Bengkayang, kesempatan tersebut diharapkan menjadi bagian dari regenerasi SDM yang memiliki pengetahuan dan keterampilan untuk mendukung pembangunan perkebunan kelapa sawit rakyat.

SPKS Nasional memandang keberhasilan empat mahasiswa tersebut bukan sekadar capaian pendidikan, tetapi bagian dari investasi sumber daya manusia untuk masa depan perkebunan sawit rakyat. Tanggapan tersebut disampaikan oleh Ketum SPKS kepada tim pendamping SDM Sawit di Kabupaten Bengkayang. Pembangunan sektor sawit tidak hanya berbicara tentang produksi, kebun dan komoditas, tetapi juga tentang menyiapkan manusia yang akan mengelola dan mengembangkan sektor tersebut di masa depan. Ini sejalan dengan semangat Rakornas SPKS ke-4 tahun 2026, Refleksi dan Konsolidasi SPKS sebagai Penggerak Sawit Rakyat Menuju Koperasi Kuat dan Hilirisasi Sawit Rakyat.

“Selamat buat tim pendamping SPKS dan anak-anak Mahasiswa SDM Sawit dari Bengkayang yang lulus seleksi semoga selalu bisa membanggakan daerah dan nama baik orang tua dan organisasi SPKS, kita menantikan kehadiran adik-adik semuanya untuk membantu mengelola secara teknis maupun non teknis dibidang perkebunan sawit yang berkelanjutan” tutup Sabarudin ketua umum SPKS Nasional melalui pesan WhatsApp kepada awak media.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *