Wakapolri Tinjau Langsung Penanganan Bencana di Tapanuli Tengah

banner 500x500

Tapteng,Sumut//FRNKalbarNews.com Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia, Komjen Pol Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M., melaksanakan kunjungan kerja ke Kabupaten Tapanuli Tengah sebagai bentuk nyata perhatian dan komitmen pimpinan Polri dalam penanganan bencana alam serta upaya pemulihan kehidupan masyarakat terdampak.

Dalam kunjungan tersebut, Wakapolri didampingi Irwasda Polda Sumatera Utara, Karo Rena Polda Sumatera Utara, Kapolres Tapanuli Tengah, serta Danyon A Pelopor Satuan Brimob Polda Sumatera Utara, Kompol Mukhtar Kadoli. Setibanya di Bandara F.L. Tobing Pinangsori, rombongan disambut dengan hangat dan langsung melanjutkan rangkaian agenda kegiatan.

Bacaan Lainnya

Sebagai bagian dari perhatian terhadap kebutuhan dasar masyarakat, Wakapolri melaksanakan zoom meeting bersama personel pembuatan sumur bor, guna memastikan ketersediaan air bersih bagi warga terdampak bencana alam di wilayah Tapanuli Tengah. Langkah ini menjadi bukti keseriusan Polri dalam menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat di masa pemulihan.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyerahan bantuan sosial secara simbolis, serta pelepasan personel pendistribusian sembako dan air bersih yang akan disalurkan kepada masyarakat terdampak. Kegiatan ini dipusatkan di wilayah Kabupaten Tapanuli Tengah dan berlanjut di Mapolres Tapanuli Tengah.

Menanggapi kunjungan kerja tersebut, Komandan Satuan Brimob Polda Sumatera Utara, Kombes Pol Rantau Isnur Eka, S.I.K., M.M., M.H., M.Han., menyampaikan bahwa kehadiran pimpinan Polri di lapangan memberikan motivasi dan semangat tersendiri bagi seluruh personel yang tengah melaksanakan tugas kemanusiaan.

“Kehadiran pimpinan Polri menjadi penyemangat bagi personel di lapangan dan bukti nyata bahwa Polri selalu hadir untuk masyarakat, khususnya dalam situasi bencana,” ujarnya.

Melalui kunjungan kerja ini, Polri menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, bergerak cepat, dan bersinergi dengan seluruh elemen dalam membantu masyarakat bangkit dari dampak bencana alam, sekaligus memastikan pelayanan dan pengabdian Polri berjalan optimal dan berkelanjutan.

Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, SH., M.Hum., M.Si., MM menyebut wilayah Kabupaten Tapanuli Tengah mengalami dampak bencana yang cukup berat dengan jumlah korban yang signifikan. Sabtu (27/12/2025).

Dalam kunjungan kerjanya di Polres Tapanuli Tengah, beliau menekankan bahwa proses pemulihan akan terus diperkuat hingga menjelang Ramadan tahun depan. “Penambahan personel akan terus disesuaikan dengan kebutuhan normalisasi di lapangan,” ujar Wakapolri

Polri melalui Polres Tapanuli Tengah telah menyalurkan bantuan sembako ke lima kecamatan, menyediakan akses air bersih di 15 titik, serta melakukan rehabilitasi sejumlah rumah ibadah, baik gereja maupun masjid.

Wakapolri menjelaskan bahwa petugas harus menggunakan motor trail untuk menjangkau desa desa terisolir. Sebelumnya, distribusi logistik bahkan sempat bergantung sepenuhnya pada jalur udara akibat terputusnya akses darat.

Untuk mengatasi hambatan tersebut, sebanyak 5 unit ekskavator telah dikerahkan guna membuka jalan yang tertimbun longsor. Fokus utamanya adalah mempercepat mobilitas warga dan memastikan distribusi bantuan berjalan lancar.

“Lima ekskavator kami terjunkan untuk membuka akses. Akses jembatan yang sempat terputus sudah diperbaiki berkat sinergi antara Bupati, Kapolres, dan TNI,” jelasnya

Saat ini, sebanyak 150 personel Polri dari Mabes Polri telah diperbantukan di wilayah Tapanuli Tengah untuk mempercepat pemulihan pasca bencana alam.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *