Adusius,S.Pd,M.Si Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Banyuke Hulu:”Program MBG benar-benar dirasakan manfaatnya oleh sekolah kami

banner 500x500

Landak,frnkalbarnews.com- Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus menunjukkan hasil nyata bagi dunia pendidikan di daerah pedalaman Kalimantan Barat. Salah satunya di SMA Negeri 1 Banyuke Hulu, Kecamatan Banyuke Hulu, Kabupaten Landak, yang kini sudah hampir genap satu bulan menikmati manfaat dari program nasional tersebut.

Sebanyak 295 murid SMA Negeri 1 Banyuke Hulu telah menerima makanan bergizi setiap harinya melalui Badan Gizi Nasional yang bekerja sama dengan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Banyuke Hulu–Dapur Gizi Belasima Raya.Secara keseluruhan, 2.860 ompreng makanan telah disalurkan ke 19 sekolah mulai dari tingkat PAUD hingga SMA di wilayah tersebut.

Bacaan Lainnya

Menariknya, ketika di berbagai daerah lain program MBG kerap menghadapi kendala, pelaksanaan di Banyuke Hulu justru berjalan lancar dan tertata dengan baik.
Tim awak media yang meninjau langsung ke SMA Negeri 1 Banyuke Hulu pada Rabu (8/10/2025) mendapati antusiasme tinggi dari pihak sekolah maupun siswa.

Kepala Sekolah Adusius, S.Pd., M.Si., mengungkapkan rasa syukurnya atas keberadaan program MBG di sekolahnya.

“Saya merasa bersyukur sekali dengan adanya program MBG di Kecamatan Banyuke Hulu. Anak-anak sekolah di sini bisa menerima makan bergizi gratis setiap hari. Ini sangat membantu mereka untuk tetap semangat belajar,” ujarnya.

Lebih lanjut, Adusius juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat hingga daerah yang telah mendukung penuh program tersebut.

“Kami berterima kasih atas kebijakan Presiden Prabowo bersama jajaran kementerian dan dukungan Ibu Bupati Landak. Program MBG benar-benar dirasakan manfaatnya oleh sekolah kami,” tambahnya.

Menurutnya, manfaat MBG bukan hanya soal makanan bergizi, tetapi juga berdampak langsung pada kesejahteraan dan kualitas belajar siswa.

“Dengan MBG, siswa bisa lebih hemat, jarang jajan di luar, kesehatan meningkat, dan beban orang tua pun berkurang. Gizi yang baik tentu memengaruhi kecerdasan dan fokus belajar mereka,” tegasnya

Sementara itu, Deni Pratama, Wakil Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Banyuke Hulu, juga menuturkan bahwa program MBG berjalan baik tanpa kendala berarti.

“Secara umum pelaksanaan MBG di sekolah kami berjalan lancar sesuai arahan Bapak Kepala Sekolah. Kalau pun ada kendala, hanya sedikit keterlambatan dalam pendistribusian. Setelah dikonfirmasi ke dapur gizi, semuanya langsung teratasi,” jelasnya.

Deni menambahkan, sejauh ini tenaga pendidik atau guru belum menerima program MBG, namun sudah masuk dalam pendataan tahap awal.

“Kami sudah didata, semoga ke depan tenaga pendidik juga bisa mendapat perhatian dalam program serupa,” tutupnya.

Dengan semangat gotong royong antara pemerintah, sekolah, dan masyarakat, program MBG di Banyuke Hulu menjadi contoh bahwa pelayanan gizi yang baik bisa terlaksana hingga ke pelosok daerah. Harapannya, inisiatif nasional ini terus berlanjut dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi generasi muda di Kalimantan Barat.(Kus)**

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *