Proyek Baru Berumur Satu Minggu Aspal Sudah Mengalami Kerusakan, Kualitas Material Dan Pekerjaan Di Pertanyakan

banner 500x500

Bengkayang,frnkalbarnews.com-Proyek pekerjaan gorong- gorong yang terletak di desa Bangun Sari Kecamatan teriak yang bertujuan mengatasi meluapnya air pada saat musim hujan telah selesai di laksanakan oleh pihak pelaksana Preservasi jalan dan jembatan Anjungan Karangan Simpang tiga -Bengkayang.

Namun berdasarkan hasil pantauan media ini di lokasi pekerjaan dan berdasarkan keterangan dari warga setempat bahwa pelaksanaan pekerjaan baru berumur Satu Minggu Aspal Sudah mengalami Kerusakan dan patut di duga bahan material Lpa (Lapisan Pondasi Agregat) tidak sesuai dengan spesifikasi yang di tentukan.

Bacaan Lainnya

Point yang di temukan adalah hasil penelusuran di temukan aspal mengalami Kerusakan di beberapa titik. Patut Di duga pekerjaan asal jadi dan kejar tayang sehingga mutu dan kualitas material di pertanyakan.

Berdasarkan keterangan dari salah satu warga masyarakat yang enggan di sebutkan indentitasnya mengatakan Pekerjaan baru beberapa hari saja.Sudah mengalami kerusakan.

“Dikhawatirkan terjadi kerusakan di sebabkan kendaraan yang melintas semakin padat dan jumlah tonase melebihi kemampuan daya tahan aspal.kami selaku warga berharap berharap kepada pihak pelaksana segera melakukan langkah perbaikan agar jalan tidak mengalami kerusakan parah akibat kerjaan yang patut di duga asal jadi.Ujarnya.

Perlu di ketahui bahwa proyek Preservasi jalan dan jembatan Anjungan Karangan Simpang tiga -Bengkayang di laksanakan oleh pihak CV Repana Diva Perkasa Dengan nilai kontrak RP 5.901.985.000.00 (Lima Miliar Sembilan Ratus Satu Juta Sembilan Ratus Delapan Puluh Ribu Rupiah) Yang Bersumber dari Dana APBN tahun 2025.Kementrian Pekerjaan Umum Direktorat Jendral Bina Marga.Melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Kalimantan Barat.

Dalam hal ini publik berharap agar pihak pelaksana kegiatan memperhatikan kualitas material maupun kualitas pekerjaan menjadi hal yang sangat penting untuk di jadikan catatan agar penggunaan keuangan negara yang bersumber dari pajak benar benar di rasakan manfaatnya oleh masyarakat serta pekerjaan tidak terkesan asal jadi.

Ketua DPC LP3K-RI kabupaten Bengkayang Albert Hidayat merespon adanya informasi terkait pelaksanaan pekerjaan yang di duga asal jadi sangat berharap kepada pihak pelaksana dan pihak Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Kalimantan Barat untuk secara optimal melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan kegiatan di lapangan.

“Dalam hal ini kami berharap kepada pihak terkait terutama Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Kalimantan Barat agar melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan kegiatan agar kualitas material maupun kualitas pekerjaan menjadi hal yang di utamakan agar hasil pekerjaan benar benar sesuai dengan keinginan dan harapan bagi para pengguna jalan.Dan tentunya kami juga berharap agar pekerjaan jangan terkesan asal jadi serta pemeliharaan bukan menjadi sebuah alasan agar pekerjaan cepat selesai namun kualitas tidak menjadi prioritas utama.Ucapnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *