Ungkap Fakta Terkait Proyek Bangunan Bronjong Penahan Tebing  Di Desa Semade Kecamatan Banyuke Hulu

banner 500x500

Landak,frnkalbarnews.comProyek pembangunan infrastruktur strategis nasional Preservasi Jalan Anjungan–Jagoi Babang (Batas Sarawak) di Desa Semade, Kabupaten Landak, tengah menjadi sorotan tajam.

Investigasi tim media  di lapangan pada Sabtu (27/6/2026) menemukan praktik pengerjaan yang diduga kuat menyalahi spesifikasi teknis dan berpotensi merugikan keuangan negara.

Bacaan Lainnya

Temuan Investigasi: Kawat Berkarat “Disulap” dengan Cat

Hasil pengecekan langsung di lokasi mengungkap fakta mengecewakan. Kawat bronjong yang seharusnya memiliki standar ketahanan tinggi justru terlihat sudah mengalami korosi atau berkarat parah sebelum dipasang.

Lebih jauh, oknum pelaksana diduga melakukan modus “pengecatan ulang” pada kawat berkarat tersebut untuk mengelabui mata pengawas dan warga setempat. Selain kualitas kawat yang buruk, ditemukan pula penggunaan material batu yang tidak standar (batu lempung) serta metode pemasangan yang tidak prosedural, di mana terdapat batu tapakan yang tidak terikat kawat secara sempurna.

Ancaman Terhadap Konstruksi dan Keamanan

Pengamat konstruksi menegaskan bahwa penggunaan material di bawah standar pada proyek APBN ini sangat berbahaya. Lapisan galvanis yang rusak membuat ikatan kawat rapuh. Apalagi dengan curah hujan tinggi di Kalimantan Barat, struktur penahan tebing ini berisiko jebol dan mengancam keselamatan pengguna jalan nasional.

Pelanggaran Regulasi dan Tuntutan Audit

Tindakan ini patut diduga melanggar UU No. 2 Tahun 2017 tentang Jasa Konstruksi, yang mewajibkan penyedia jasa memenuhi standar keamanan, keselamatan, kesehatan, dan keberlanjutan. Selain itu, praktik ini mencederai prinsip transparansi dalam UU No. 31 Tahun 1999 jo UU No. 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Masyarakat Desa Semade mendesak Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Kalimantan Barat untuk tidak “masuk angin” dan segera melakukan audit investigatif. Warga menuntut seluruh titik yang tidak sesuai spesifikasi tersebut dibongkar total dan diganti sesuai kontrak.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *